Senin, 05 Desember 2011

Apa Itu Jelly, Puding dan Agar-agar?

Selamat siang teman-teman,  
terima kasih karena sudah mengunjungi blog JellyLicious :D, teman-teman tentu sudah tidak asing ketika mendengar makanan puding, agar-agar, dan jelly. Tapi apakah teman-teman tahu apa perbedaan dari ketiganya? jika belum, silakan simak informasi berikut ^u^


 Jelly/Jeli




Jeli merupakan produk yang dibuat dengan bahan utama hidrokoloid, seperti agar- agar, karagenan, koniyaku, dan sumber-sumber lainnya. Berbagai jenis hidrokoloid tersebut memiliki tekstur dan karakter yang berbeda-beda. Ada yang memiliki tektur rapuh, kenyal dan lain- lain. setiap sumber memiliki kecenderungan tekstur yang berbeda-beda. Oleh karena itu biasanya dalam produk jeli yang terdapat di pasar, berbagai sumber tersebut dipadukan dengan perbandingan tertentu, sehingga dihasilkan jelly yang memiliki tekstur yang khas. 


Puding



 Puding adalah nama untuk berbagai hidangan penutup yang umumnya dibuat dari bahan-bahan yang direbus, dikukus, atau dipanggang. Istilah puding juga dipakai untuk berbagai jenis pai berisi lemak hewan, daging, atau buah-buahan yang dipanggang.
Puding dengan bahan baku susu (yogurt),tepung maizena, tapioka atau telur dihidangkan setelah didinginkan lebih dulu. Puding seperti ini rasanya manis dengan perisa coklat, karamel, vanilla, atau buah-buahan. Puding agar-agar dibuat dengan mencampur agar-agar bersama susu, tepung maizena, atau telur kocok. Puding agar-agar sering dihidangkan dengan saus yang disebut vla. Tepung puding instan memudahkan orang membuat puding karena hanya perlu dicampur susu atau air panas.

Agar-agar 

Agar-agar sebenarnya adalah karbohidrat dengan berat molekul tinggi yang mengisi dinding sel rumput laut. Ia tergolong kelompok pektin dan merupakan suatu polimer yang tersusun dari monomer galaktosa. Agar-agar dapat dibentuk sebagai bubuk dan diperjualbelikan. Apabila dilarutkan dalam air panas dan didinginkan, agar-agar bersifat seperti gelatin: padatan lunak dengan banyak pori-pori di dalamnya sehingga bertekstur 'kenyal'. Sifat ini menarik secara inderawi sehingga banyak olahan makanan melibatkan agar-agar: pengental sup, puding (jelly), campuran es krim, anmitsu (di Jepang),
Agar-agar dikenal luas di daerah Asia Tropika sebagai makanan sehat karena mengandung serat (fiber) lunak yang tinggi dan kalori yang rendah. Kandungan serat lunak yang tinggi membantu melancarkan pembuangan sisa-sisa makanan di usus (laksatif).

sumber : 



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar